Pengertian Harddisk, Fungsi dan Cara Kerja

Pada pembahasan sebelumnya kita sudah membahas tentang RAM dan ROM yang tergabung dalam seperangkat komputer. Maka pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang Harddisk.

Harddisk adalah sebuah perangkat keras (hardware) di komputer, yang fungsinya sangat dibutuhkan karena untuk menyimpan data dari komputer itu sendiri.

Selain itu, harddisk juga berisikan sistem agar sebuah komputer bisa dioperasikan. Lalu apa sebenarnya definisi harddisk dan apa saja fungsinya?

Yuk kita simak selengkapnya dibawah ini.

 

Pengertian Harddisk

Harddisk

Seperti yang sudah disinggung diatas, bahwa harddisk adalah komponen perangkat keras (Hardware) dari komputer yang didalamnya berisikan ruang untuk penyimpanan data atau output dari proses data yang dijalankan oleh komputer dan manusia (brainware).

Harddisk adalah suatu memori yang bersifat Non-volatile memory, yaitu data pada memori jenis ini tidak akan hilang walaupun perangkat itu sudah dimatikan. Untuk itu harddisk berbeda dengan RAM yang hanya dapat menyimpan data selama komponen itu mempunyai daya.

Fungsi Harddisk

Harddisk

Sebagai komponen yang mempunyai kapasitas besar, harddisk memiliki fungsi sebagai media penyimpanan atau pembaca data di komputer. Data yang tersimpan itu seperti sistem operasi baik windows atau linux, software, dan juga data pribadi dari pengguna komputer.

Harddisk mempunyai banyak ukuran kapasitas yang bisa menyimpan sampai dengan jutaan bytes. Semakin besar ukuran kapasitas dari harddisk, maka semakin rendah kecepatan RPM-nya (Rotate Per Minute).

RPM mengacu kepada kecepatan putar dalam waktu satu menit yang dijalankan oleh komponen di dalam harddisk yang dinamakan dengan Platter. Pada setiap harddisk mempunyai kecepatan putar yang tidak sama, ini bergantung dari jenis harddisk-nya.

Cara Kerja Harddisk

Harddisk

Pada saat pengguna melakukan penyimpanan data di komputer, maka data itu tidak hanya secara langsung ditulis di platter, data tersebut akan disimpan dengan sangat rapi di pola platter.

Bit data akan disusun secara konsentris dan melingkar yang selanjutnya dinamakan dengan track, setiap track dipecah menjadi area yang lebih kecil yang dinamakan dengan sector.

Dibagian harddisk ada sistem yang menyimpan peta tentang informasi dari semua data sector. Peta ini akan melihat sector mana yang sudah dipakai dan yang masih kosong. Di sistem operasi Windows, peta ini dinamakan dengan FAT atau File Allocation Table.

Pada saat komputer akan menyimpan informasi baru, FAT akan melihat peta lebih dulu untuk mencari sektor yang kosong. Selanjutnya men-instruksi kan read/write head untuk bergerak pindah melewati platter untuk menemukan lokasi yang tepat, selanjutnya menyimpannya disana.

Untuk membaca suatu informasi, proses yang sama dijalankan tetapi dengan cara terbaik yang mana sector yang dicari, yaitu sector yang berisi informasi yang berhubungan. Sangat banyak informasi daya yang bisa disimpan di harddisk walaupun dengan ukuran yang bisa disebut kecil.

Itulah penjelasan lengkap tentang Harddisk. Semoga bisa memberikan informasi dan ilmu pengetahuan untuk anda. Terimakasih telah membaca artikel saya.

7 pemikiran pada “Pengertian Harddisk, Fungsi dan Cara Kerja”

Tinggalkan komentar