Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja Power Supply

1 min read

Power supply atau, PSU merupakan suatu komponen komputer yang mempunyai fungsi sebagai pemberi suatu tegangan arus listrik, kepada komponen-komponen komputer lainnya yang telah terpasang pada motherboard.

Tujuan awal dari penyaluran arus listrik ini, adalah agar perangkat atau komponen komputer lainnya bisa berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan tugasnya.

Arus listrik yang disalurkan oleh power supply atau, ini merupakan arus listrik dengan jenis bolak balik, atau AC. Namun dengan kelebihannya power supply, dapat merubah arus dari AC menjadi DC.

Atau, arus yang searah karena pada dasarnya, semua komponen yang terdapat pada komputer hanya melakukan dengan satu aliran listrik.

Fungsi Power Supply

Fungsi utama dari power supply, adalah sebagai alat yang mampu memberikan sebuah suplai arus listrik, kepada semua komponen yang sudah terpasang dengan baik di motherboard.

Yang, dimana akan di hasilkan arus listrik AC dan nantinya akan berubah menjadi arus DC, yang perlu di garis bawahi adalah jika semua komponen hardware, yang sudah terpasang pada komputer.

Ini tidak akan bisa menerima aliran arus listrik AC, namun hanya bisa menerima aliran arus listrik DC saja.

Fungsi Power Supply Menurut Jenis Konektornya

 

1. ATX power connector 20 + 4 pin

Fungsi menurut jenis kabel ATX

Kabel ATX, di fungsikan sebagai media yang menghubungkan power supply dengan motherboard. Untuk kabel ATX yang lama masih menggunakan 20 pin sedangkan yang baru, sudah menggunakan 24 pin. Bagian pertama berjumlah 20 pin dan bagian kedua berjumlah 4 pin.

2. AT power connector 12 pin 

fungsi kabel

 

Konektor ini, digunakan untuk motherboard kelas Pentium 2 kebawah, konektor yang memiliki 12 kabel ini di kelompok kan terpisah menjadi 2 bagian. Bagian pertama disebut konektor P8 dan yang kedua dinamakan P9. Masing-masing kabel memiliki 6 kabel.

3. Molex connector

fungsi kabel

Konektor ini, digunakan sumber tenaga bagi harddisk dan CD drive. Kadang sebagian produsen juga membuat kipas pendingin, lampu-lampu dan aksesoris lainnya. Konektor ini memiliki 4 kabel yang berbeda warna yaitu, merah, kuning, dan hitam. Setiap warna memiliki tegangan yang beda.

4. Berg connector

fungsi kabel

Merupakan konektor ukuran mini dari kabel molex. Konektor ini khusus digunakan untuk, Floppy Drive atau external audio card. Warna yang digunakan sama dengan konektor molex, yaitu warna kuning, merah dan hitam. Penggunaan konektor ini sangat jarang sekali, maka di setiap PSU hanya berjumlah 1 atau 2 saja.

5. ATX 12V, 4 Pin Connector

fungsi kabel

Konektor jenis ini, kebanyakan dipakai oleh para pengguna yang menggunakan Processor buatan intel. Fungsinya, adalah sebagai penyedia tenaga tambahan sebesar 12 V untuk Pentium 4 CPU. Jadi untuk Pentium 4 kebawah konektor ini tidak perlu lagi digunakan. Karena kebanyakan sudah menggunakan ATX 12V ini.

6. Pin PCI-E connector

fungsi kabel

Konektor, satu ini memang jarang ditemukan untuk PC. Kebiasaan orang yang menggunakan PSU ini, adalah yang bekerja di bidang multimedia (MM) khususnya video. Karena konektor ini hanya digunakan sebagai penambah daya saja untuk video card, yang menggunakan slot PCI Express.

7. Sata Power Connection

Fungsi kabel

Dan, konektor ini merupakan jenis terbaru yang biasa digunakan untuk power pada harddisk Serial ATA (SATA). konektor ini disambungkan melalui molek konektor (extended).

Cara Kerja Power Supply

Cara kerja power supply, adalah ketika kalian menekan tombol power pada komputer, maka power supply akan melakukan cek dan tes pada sebelum, membiarkan sistem memulai.

Apabila tes telah berhasil sebagaimana mestinya, maka power supply mengirim sinyal khusus pada motherboard, yang disebut power good.

Demikian telah dijelaskan bagaimana pengertian, fungsi, dan cara kerja dari pada power supply. Semoga menambah wawasan pengetahuan anda sekalian. Terima kasih.

 

 

5 Replies to “Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja Power Supply”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *